kursor

http://downloads.totallyfreecursors.com/thumbnails/banana1.gif

Senin, 02 November 2015

Vertigo

alodokter-vertigo
Vertigo merupakan suatu gejala dengan sensasi diri sendiri atau sekeliling terasa berputar. Ada kondisi vertigo yang ringan serta tidak terlalu terasa dan ada yang parah sehingga menghambat rutinitas.
Serangan vertigo cukup bervariasi, mulai dari yang berlangsung selama beberapa detik hingga lebih lama. Serangan vertigo yang parah bisa terus berlangsung selama beberapa hari sehingga penderitanya tidak bisa beraktivitas secara normal.
Gejala lain yang berhubungan dengan vertigo adalah kehilangan keseimbangan yang akan membuat penderita sulit berdiri atau berjalan, mual atau muntah, dan pening.
Konsultasikanlah ke dokter jika vertigo Anda berlangsung terus-menerus. Dokter biasanya akan menanyakan gejala Anda dan melakukan pemeriksaan sederhana. Selain itu, dokter mungkin akan menganjurkan pemeriksaan lebih lanjut jika Anda sering mengalami vertigo untuk memastikan diagnosis vertigo Anda.

Berbagai Penyebab Vertigo

Penyebab vertigo yang paling umum adalah gangguan pada mekanisme keseimbangan yang terletak di telinga bagian dalam. Penyebab umum lainnya adalah:
  • Migrain – pusing tidak tertahankan.
  • Vertigo Posisi Paroksismal Jinak atau istilah umumnya Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BBPV) – vertigo yang dipicu oleh perubahan posisi kepala tertentu.
  • Vestibular neuritis– inflamasi saraf vestibular yang ada di telinga bagian dalam.
  • Penyakit Meniere – penyakit langka yang menyerang telinga bagian dalam.
Selain penyebab di atas, vertigo bisa disebabkan oleh gangguan pada bagian otak. Gejala tambahan yang biasa dialami penderita dalam beberapa kasus vertigo meliputi demamtinggi, tinnitus (telinga berdengung), dan kehilangan pendengaran.
Sebelum mengadakan pemeriksaan sederhana untuk membedakan vertigo dan pusingbiasa, dokter biasanya akan menanyakan gejala Anda terlebih dulu. Dokter juga terkadang menganjurkan pemeriksaan lebih lanjut jika diperlukan.
Untuk memberikan diagnosis yang akurat, dokter akan meminta Anda untuk mendeskripsikan gejala yang Anda alami. Misalnya mengenai situasi pada serangan pertama Anda, durasi, frekuensi kemunculan, pemicu, serta tingkat pengaruh gejala pada kehidupan sehari-hari.
Anda juga perlu menceritakan secara mendetail jika serangan vertigo yang Anda alami disertai gejala-gejala lain. Di antaranya adalah perubahan pada pendengaran, tinnitus,atau muntah-muntah.
Dokter juga biasanya akan menanyakan riwayat kesehatan Anda serta keluarga. Misalnya, apakah ada anggota keluarga Anda yang juga mengalami vertigo, obat-obatan yang Anda gunakan secara rutin, serta apakah Anda pernah mengalami infeksi telinga atau cedera kepala dalam waktu dekat.
Langkah-langkah Diagnosis Vertigo
Pemeriksaan dengan cara memicu vertigo
Vertigo adalah gejala yang bisa disebabkan beberapa penyakit. Karena itu, dokter juga biasanya akan menganjurkan pemeriksaan kesehatan untuk membedakan penyebabnya. Proses ini meliputi pemeriksaan bagian dalam telinga dan pemeriksaan mata untuk mengecek ada atau tidaknya gerakan bola mata yang tidak terkendali (nistagmus).
Dokter juga mungkin akan memeriksa keseimbangan atau memancing vertigo Anda dengan manuver Dix-Hallpike. Penyebab vertigo yang paling sering didiagnosis dengan proses ini adalah Vertigo Posisi Paroksismal Jinak (BPPV).
Pemeriksaan pendengaran ke spesialis THT
Pemeriksaan lewat tes garpu tala dan tes audiometri ini akan dilakukan oleh dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) jika Anda mengalami tinnitus (telinga berdengung) atau kehilangan pendengaran.
Pemeriksaan nistagmus
Nistagmus dapat mengindikasikan adanya masalah pada organ-organ yang mengendalikan keseimbangan tubuh dan pemeriksaan mendetailnya terkadang menggunakan proses elektronistagmografi (ENG) dan proses perekaman gerakan mata dengan kacamata videonistagmografi (VNG).
Pengujian kalorik untuk organ keseimbangan
Tes ini menggunakan air hangat atau dingin yang akan dituang ke telinga untuk memeriksa kinerja organ keseimbangan dalam telinga yang sudah dirangsang oleh perubahan suhu dari air.
Posturography untuk memeriksa keseimbangan
Posturography akan membantu perencanaan rehabilitasi sekaligus memantau proses pengobatan dan menggunakan mesin penguji keseimbangan.
Proses pemindaian di kepala
Dokter juga terkadang menganjurkan MRI scan atau CT scan pada bagian kepala untuk memeriksa penyebab vertigo, misalnya neuroma akustik (tumor jinak).

Langkah Pengobatan Vertigo

Vertigo sendiri merupakan suatu gejala dan bukan sebuah penyakit. Karena itu, cara mengatasi gejala vertigo tergantung pada penyakit yang menyebabkannya.
Beberapa kasus vertigo, seperti yang disebabkan oleh vestibular neuritis (jenis infeksi telinga akibat virus), terkadang bisa sembuh tanpa pengobatan. Tetapi penderita penyakit Meniere biasanya sering mengalami vertigo selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
Ada beberapa penyebab vertigo yang membutuhkan langkah pengobatan khusus. Misalnya BBPV yang sebagian besar dapat disembuhkan dengan manuver Epley yang termasuk prosedur korektif sederhana.
Obat-obatan, seperti prochlorperazine dan antihistamin, juga umumnya dapat membantu menyembuhkan vertigo. Tetapi obat-obatan tersebut biasanya hanya efektif untuk tahap awal dan sebaiknya tidak digunakan untuk jangka panjang.
Terapi rehabilitasi vestibular dari ahli terapis juga bisa membantu banyak penderita vertigo. Terapi ini dapat membantu otak untuk beradaptasi dengan sinyal membingungkan dari telinga yang jadi penyebab vertigo sehingga frekuensinya berkurang.
Pengobatan vertigo tergantung dari penyebab dan tingkat keparahannya. Rasa mual dan sensasi berputar mungkin dapat dikurangi dengan berbaring diam dalam ruangan gelap. Anda juga dianjurkan untuk minum obat di saat yang sama. Menghindari situasi yang memicu stres juga akan membantu karena kecemasan akan memperparah vertigo.

Vertigo Posisi Paroksismal Jinak (Benign Paroxysmal Positional Vertigo/BPPV)

Vertigo Posisi Paroksismal Jinak (BPPV) sering sembuh dalam beberapa minggu atau beberapa bulan tanpa pengobatan. Para pakar memperkirakan bahwa kesembuhan terjadi karena debris dalam saluran telinga yang menyebabkan vertigo sudah lumer atau menempel di bagian lain.
Tetapi BPPV terkadang bisa kambuh. Selama BPPV belum sembuh sepenuhnya, Anda sebaiknya bangun tidur secara perlahan-lahan serta menghindari kegiatan yang menuntut Anda untuk mendongak, seperti melukis, mendekorasi, atau mencari sesuatu di rak atas. Penyakit ini juga bisa diobati dengan manuver Epley.
Pengobatan gejala vertigo dengan manuver Epley
Prosedur yang juga disebut teknik reposisi kanalit ini terbukti efektif untuk mengobati gejala vertigo. Manuver Epley meliputi empat gerakan kepala yang berbeda untuk memindahkan debris penyebab vertigo ke bagian lain. Tiap posisi kepala akan ditahan minimal 30 detik. Anda mungkin akan mengalami vertigo selama menjalani prosedur.
Kondisi Anda umumnya akan membaik tidak lama setelah melakukan manuver Epley, tapi diperlukan waktu selama maksimal dua minggu untuk sembuh total. Prosedur ini biasanya tidak perlu diulang. Konsultasikanlah ke dokter jika tidak ada perubahan pada kondisi Anda setelah empat minggu.
Instruksi agar pasien tidak berbaring lurus selama 48 jam setelah prosedur juga dianggap tidak dibutuhkan lagi. Pada umumnya pengobatan ini bukanlah pengobatan dengan efek permanen dan mungkin perlu diulang di suatu waktu.
Pengobatan gejala vertigo dengan latihan Brandt-Daroff
Jika Anda memiliki masalah pada leher atau punggung, manuver Epley kurang cocok untuk Anda. Karena itu, Anda sebaiknya mencoba latihan Brandt-Daroff. Prosedur ini adalah rangkaian gerakan pereda BBPV yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah.
Tetapi Anda dianjurkan untuk mempelajarinya terlebih dahulu dari dokter. Lakukanlah 3-4 kali berturut-turut selama 1-2 hari. Kondisi Anda biasanya akan membaik dalam maksimal dua minggu.

Saran untuk BPPV

Jika manuver Epley tidak efektif untuk Anda, kondisi Anda tidak membaik setelah empat minggu, atau Anda memiliki gejala yang tidak biasa, dokter biasanya akan merujuk Anda ke dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT).
Walau jarang terjadi, vertigo juga bisa berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Hal ini mungkin disebabkan oleh tersumbatnya saluran yang penuh cairan dalam telinga. Dokter spesialis THT akan menjelaskannya pada Anda dan mungkin menganjurkan operasi jika perlu.

Migrain yang Memicu Vertigo

Jika migrain didiagnosis sebagai penyebab vertigo, penderita bisa menjalani pengobatan di rumah dan menggunakan obat-obatan yang sama dengan migrain, misalnya triptan.

Infeksi Labirinitis

Labirinitis adalah infeksi yang menyebabkan peradangan pada labirin, struktur sensitif yang terletak di bagian terdalam telinga. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan dapat sembuh tanpa pengobatan. Walau jarang terjadi, infeksi bakteri juga mungkin dapat menyebabkan labirintitis dan biasanya diobati dengan antibiotik.
Dokter mungkin akan merujuk Anda ke dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) atau dokter spesialis audiovestibular (dokter yang khusus menangani kelainan pendengaran dan keseimbangan) jika Anda kehilangan pendengaran. Anda mungkin membutuhkan penanganan darurat untuk mengembalikan pendengaran Anda.
Selain itu, penyakit ini bisa ditangani dengan terapi rehabilitasi vestibular. Walau jenis terapi ini masih sangat jarang di Indonesia, Anda bisa menanyakannya lebih lanjut kepada dokter Anda.

Inflamasi Saraf Akibat Virus

Vestibular adalah salah satu saraf dalam mekanisme keseimbangan yang terletak di telinga. Vestibular neuritis adalah inflamasi pada saraf vestibular yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus.
Walau penyakit ini memang bisa sembuh dalam beberapa minggu tanpa pengobatan, Anda mungkin harus terus berbaring jika Anda mengalami vestibular neuritis yang parah. Segeralah ke dokter jika kondisi Anda tidak membaik setelah satu minggu. Penyakit ini juga bisa ditangani dengan terapi rehabilitasi vestibular dan obat.
Keseimbangan Anda juga mungkin akan terpengaruh jika Anda mengonsumsi minuman keras, kelelahan, dan memiliki penyakit lain. Karena itu jagalah kesehatan Anda dan hindarilah konsumsi minuman keras.

Saran untuk Vertigo Sentral

Masalah pada serebelum yang terletak tepat di atas batang otak atau pada batang otak yang terhubung dengan saraf tulang belakang dapat menyebabkan vertigo sentral. Selain migrain yang jadi penyebab utama vertigo sentral, tumor otak juga termasuk penyebabnya walau sangat jarang.
Dokter biasanya akan merujuk Anda pada dokter spesialis saraf, dokter spesialis THT, atau dokter spesialis audiovestibular jika menduga Anda mengalami vertigo sentral.

Penyakit Meniere yang Langka

Penyakit Meniere adalah penyakit langka yang menyerang telinga bagian dalam. Jika vertigo Anda disebabkan oleh penyakit ini, ada beberapa langkah efektif untuk sekaligus menangani keduanya. Yaitu:
  • Obat untuk mencegah serangan penyakit Meniere.
  • Obat untuk menangani serangan penyakit Meniere.
  • Saran untuk pola makan, terutama yang rendah garam.
  • Fisioterapi untuk mengatasi gangguan keseimbangan.
  • Penanganan untuk kehilangan pendengaran, misalnya alat bantu dengar.
  • Perawatan untuk tinnitus (telinga berdengung), misalnya terapi suara yang dapat mengurangi perbedaan antara kebisingan tinnitus dengan suara lain agar gangguantinnitus terasa berkurang.
  • Penanganan untuk gejala sekunder dari penyakit Meniere, misalnya stres, kecemasan, dan depresi.

Langkah Terapi Rehabilitasi Vestibular

Terapi yang biasa disebut Latihan Rehabilitasi Vestibular (Vestibular Rehabilitation Training/VRT) ini meliputi latihan khusus untuk mendorong agar otak beradaptasi terhadap sinyal pemicu dari telinga. Otak dirangsang untuk mengandalkan sinyal-sinyal dari bagian lain tubuh, misalnya mata dan kaki, daripada telinga bagian dalam. Jika sudah terbiasa, otak akan meminimalkan gejala vertigo dan ikut memertahankan keseimbangan tubuh. Terapi ini dilakukan dengan bimbingan dokter spesialis audiologi atau ahli fisioterapi.

Obat-obatan yang Bisa Digunakan

  • Serangan vertigo yang dapat ditangani dengan obat adalah:
  • Vertigo yang disebabkan vestibular neuritis atau penyakit Meniere.
  • Vertigo sentral.
  • Vertigo tanpa penyebab jelas.
Durasi minum obat yang diberikan dokter tergantung pada tingkat keparahan vertigo, tapi biasanya untuk setengah sampai dua minggu. Obat-obat yang umumnya diberikan adalah:
Prochlorperazine
Prochlorperazine akan memblokir pengaruh senyawa kimia otak yang disebut dopamin. Obat ini membantu meredakan mual dan muntah yang parah akibat vertigo.
Efek samping dari prochlorperazine adalah tremor (gemetar), gerakan tubuh atau wajah yang tidak terkendali, serta rasa kantuk.
Antihistamin
Antihistamin akan memblokir pengaruh senyawa kimia yang disebut histamin. Obat ini dapat digunakan untuk meredakan mual, muntah, serta gejala vertigo yang lebih ringan. jenis antihistamin yang biasanya akan diberikan dokter adalah cinnarizine, cyclizine, dan promethazine theoclate.
Selain kantuk, obat ini juga mungkin akan menyebabkan efek samping seperti sakit kepala dan sakit perut.
Betahistine yang digunakan untuk mengobati penyakit Meniere dan gangguan keseimbangan lain juga memiliki cara kerja yang mirip dengan antihistamin. Obat ini biasanya diberikan untuk jangka panjang, tapi keefektifannya berbeda-beda pada tiap orang.

Pengobatan Perorangan Untuk Vertigo

Ada beberapa saran untuk mengurangi atau mencegah gejala-gejala vertigo yang biasanya diberikan oleh dokter serta spesialis yang menangani Anda. Di antaranya:
  • Menghindari gerakan secara tiba-tiba agar tidak terjatuh.
  • Segera duduk jika vertigo menyerang.
  • Gunakan beberapa bantal agar posisi kepala saat tidur menjadi lebih tinggi.
  • Gerakkan kepala secara perlahan-lahan.
  • Hindari gerakan kepala mendongak, berjongkok, atau tubuh membungkuk.
  • Mintalah bantuan orang lain untuk melakukan latihan sederhana dalam upaya mengurangi gejala-gejala vertigo.
  • Kenalilah hal-hal yang dapat memicu vertigo Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar